Menjembatani Kedermawanan dan Ketimpangan di Indonesia

Suasana bantaran kali Cideng, Roxy, Jakarta Barat (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Indonesia telah lama dikenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kedermawanan. Selama empat tahun berturut-turut, laporan World Giving Index menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia.

Masyarakatnya aktif berbagi, baik melalui donasi langsung, wakaf, maupun pembayaran zakat. Tradisi ini mengakar kuat dalam budaya dan ajaran keagamaan, menjadikan Indonesia sebagai contoh nyata solidaritas sosial.

Namun, ada ironi yang mencolok di balik prestasi ini. Meskipun semangat berbagi begitu tinggi, ketimpangan ekonomi tetap menjadi persoalan serius yang belum terselesaikan.

Sementara sebagian kecil elite menikmati kekayaan yang terus bertambah, jutaan rakyat Indonesia masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi zakat yang luar biasa besar. Menurut Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), potensi zakat di Indonesia mencapai Rp327 triliun per tahun.

Namun, angka ini masih jauh dari realisasi yang ada, di mana dana zakat yang berhasil dihimpun hanya sekitar Rp90 triliun. Kesenjangan ini mencerminkan betapa sistem pengelolaan zakat di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.

Di sisi lain, ketimpangan ekonomi terus melebar. Data menunjukkan bahwa kekayaan tiga orang terkaya di Indonesia meningkat hingga 174% dalam beberapa tahun terakhir, sementara di waktu yang sama, jutaan masyarakat tetap berada dalam kondisi miskin dan rentan.

Ekonom Islam terkemuka, Muhammad Umer Chapra, telah lama menekankan bahwa sistem ekonomi yang sehat membutuhkan distribusi kekayaan yang lebih adil. Dalam pandangan ekonomi Islam, zakat bukan hanya sekadar bentuk ibadah individu, tetapi juga instrumen ekonomi yang berperan dalam redistribusi kesejahteraan.

Jika dikelola dengan baik, zakat dapat menjadi alat untuk mempersempit kesenjangan sosial serta menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih inklusif. Sayangnya, di Indonesia, potensi besar ini masih belum mampu menjawab tantangan ketimpangan secara optimal.

Salah satu alasan utama mengapa zakat belum memberikan dampak maksimal dalam menekan ketimpangan adalah lemahnya tata kelola dan manajemen distribusi dana zakat. Saat ini, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat masih relatif rendah.

Banyak individu lebih memilih menyalurkan zakat mereka secara langsung kepada penerima manfaat, dibandingkan mempercayakannya kepada lembaga resmi. Hal ini terjadi karena masih adanya anggapan bahwa institusi zakat kurang transparan dan belum cukup profesional dalam mengelola dana umat.

Selain itu, sebagian besar dana zakat yang terkumpul lebih sering digunakan untuk bantuan konsumtif jangka pendek, seperti santunan atau bantuan tunai, daripada program pemberdayaan yang bersifat jangka panjang. Akibatnya, zakat hanya menjadi solusi sementara dan tidak memberikan dampak yang berkelanjutan dalam mengangkat mustahik (penerima zakat) keluar dari lingkaran kemiskinan.

Fragmentasi kelembagaan juga menjadi tantangan besar dalam sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Terlalu banyak lembaga zakat yang beroperasi tanpa koordinasi yang efektif, sehingga distribusi dana menjadi tidak efisien dan sering kali tumpang tindih.

Di beberapa daerah, program zakat yang dijalankan oleh satu lembaga bisa saja bertabrakan dengan program dari lembaga lain, sementara di daerah lain justru kekurangan intervensi yang memadai. Ketidakseimbangan ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan zakat perlu reformasi menyeluruh agar dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Untuk menjawab tantangan ini, Indonesia perlu melakukan modernisasi dalam tata kelola zakat agar lebih profesional dan transparan. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan standar audit keuangan dan syariah pada setiap lembaga pengelola zakat.

Dengan adanya mekanisme pengawasan yang lebih ketat, kepercayaan publik terhadap lembaga zakat dapat meningkat, sehingga penghimpunan dana zakat bisa lebih maksimal. Selain itu, modernisasi dalam pengelolaan zakat juga mencakup penggunaan teknologi digital.

Dengan sistem digital yang terintegrasi, pengumpulan, distribusi, serta pelaporan zakat dapat dilakukan secara lebih transparan dan efisien, memudahkan masyarakat untuk melihat langsung bagaimana dana mereka digunakan.

Lebih dari sekadar transparansi, reformasi zakat di Indonesia juga perlu berfokus pada perubahan paradigma distribusi zakat. Selama ini, mayoritas zakat diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif yang hanya bersifat sementara.

Padahal, untuk menciptakan dampak yang lebih besar, zakat perlu diarahkan ke program pemberdayaan ekonomi. Model zakat produktif, yang mengalokasikan dana untuk pengembangan usaha kecil, pelatihan keterampilan, atau program ekonomi berbasis komunitas, terbukti lebih efektif dalam mengurangi kemiskinan.

Beberapa negara telah berhasil menerapkan sistem zakat produktif dengan baik. Lembaga Zakat Selangor (LZS) di Malaysia, misalnya, berhasil mengurangi tingkat kemiskinan di Selangor dari 3,2% pada 2010 menjadi 1,7% pada 2020 melalui program zakat berbasis pemberdayaan ekonomi.

Di Indonesia sendiri, BAZNAS melalui Zakat Community Development (ZCD) telah menunjukkan bagaimana model zakat produktif dapat mengubah kehidupan mustahik. Dalam lima tahun terakhir, program ini telah memberdayakan 607 desa dengan total penerima manfaat mencapai 1,2 juta orang.

Menariknya, sekitar 43% mustahik yang sebelumnya menerima zakat kini telah bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat). Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, zakat dapat menjadi katalis bagi perubahan sosial yang lebih luas.

Selain modernisasi dan pergeseran ke zakat produktif, reformasi zakat juga membutuhkan sistem pengukuran dampak yang lebih komprehensif. Saat ini, banyak lembaga zakat yang belum memiliki indikator kinerja yang jelas dalam menilai efektivitas program mereka.

Tanpa sistem evaluasi yang kuat, sulit untuk mengetahui apakah zakat benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi penerima. Oleh karena itu, lembaga zakat di Indonesia perlu menerapkan standar pengukuran dampak sosial-ekonomi yang lebih jelas, termasuk evaluasi berkala terhadap program-program yang dijalankan.

Pada akhirnya, reformasi dalam sistem pengelolaan zakat bukan hanya sekadar upaya administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam membangun keadilan sosial dan ekonomi di Indonesia.

Seperti yang diungkapkan oleh Chapra, zakat bukan hanya rukun Islam, tetapi juga fondasi ekonomi yang berkeadilan. Indonesia tidak boleh berhenti hanya sebagai negara yang dermawan, tetapi harus berkembang menjadi negara yang mampu mengelola kedermawanan ini untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.

Dengan reformasi institusional yang menyeluruh, modernisasi tata kelola, dan fokus pada pemberdayaan ekonomi, zakat bisa menjadi solusi nyata untuk menjembatani paradoks antara kedermawanan yang tinggi dan ketimpangan yang masih menganga.

https://asturiproject.com/

Catat! 3 Ruas Tol Trans Sumatera Ini Masih Gratis saat Mudik Lebaran

Foto: Presiden Joko Widodo dalam Peresmian Jalan Tol Ruas Pekanbaru – Padang, Seksi Pekanbaru – Bangkinang, 4 Januari 2023. (Dok. Hutama Karya)

Menghadapi lonjakan trafik kendaraan selama arus mudik Lebaran 2025, PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan strategi untuk memastikan kelancaran perjalanan melalui pengoperasian sejumlah ruas jalan tol fungsional. Tol fungsional adalah jalan bebas hambatan darurat yang dibuka secara sementara untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas kendaraan saat waktu tertentu dengan melihat kondisi dan pelaksanaan konstruksinya di lapangan.

Adapun ruas-ruas adalah Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji – Seulimeum (25,68 Km), Jalan Tol Pekanbaru – Padang Seksi Sicincin – Padang (35,90 Km), dan Jalan Tol Palembang – Betung Seksi 2 Gerbang Tol Rengas/Musi Landas – Pangkalan Balai (30,67 Km).

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan pengoperasian ruas fungsional ini disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan berdasarkan diskresi Kepolisian.

“Kami berkomitmen untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung dengan tenang dan menyenangkan,” ungkap Adjib dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/3/2025).

Pengoperasian ruas jalan tol fungsional oleh Hutama Karya selama arus mudik Lebaran 2025 membawa manfaat signifikan dalam menghemat waktu tempuh pengguna jalan. Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) memangkas perjalanan dari Sigli menuju Banda Aceh dari 2,5 jam menjadi hanya 1,5 jam.

Jalan Tol Padang – Sicincin meningkatkan efisiensi waktu perjalanan antar kota di Sumatera Barat, termasuk membantu masyarakat Bukittinggi yang ingin pulang kampung dengan memangkas waktu tempuh dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Bukittinggi secara lebih efisien. Sementara itu, Jalan Tol Palembang – Betung Seksi 2 Gerbang Tol Rengas/Musi Landas – Pangkalan Balai diharapkan dapat mengurangi kepadatan volume lalu lintas pemudik pada jalan nasional dan menghindari titik potensi kemacetan jalan nasional Palembang Betung KM 22 – KM 54.

Untuk mendukung kelancaran fungsional, Hutama Karya menyediakan fasilitas seperti toilet portable, SPBU Modular atau bahan bakar kemasan, mushola, pos kesehatan, dan pos pengamanan. Selain itu, ruas tol fungsional ini juga dilengkapi sejumlah struktur fisik utama untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kas138 Login

ESDM dan Pertamina Pastikan Pasokan dan Layanan BBM di Palembang Aman

Foto: Dok Pertamina

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina melakukan peninjauan secara langsung Pasokan dan distribusi BBM ke SPBU 24.302.129 Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pemantauan kualitas BBM produk Pertamina selama berlangsungnya Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025 di Provinsi Sumatera Selatan, pada Jumat (21/3/2025).

Selain memantau kelancaran distribusi, tim juga melakukan pengecekan terhadap kualitas BBM guna memastikan standar yang ditetapkan tetap terjaga. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menegaskan bahwa standar distribusi BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami telah melakukan pengecekan volume dan spesifikasi BBM menggunakan tim dari Lemigas. Hasilnya, volume BBM yang dijual di SPBU sesuai standar, yakni 1 liter sama dengan 1000 ml,” jelas Dadan, dikutip Sabtu (22/3/2025).

Pada kesempatan yang sama, General Manager Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Selatan, Erwin Dwiyanto menyampaikan, Pertamina telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama musim mudik.

“Kami juga telah mengantisipasi titik-titik rawan macet dengan menyiapkan mobil tangki siaga, SPBU modular di beberapa lokasi yang belum memiliki SPBU permanen, serta 9 unit motor BBM untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses kendaraan besar,” tambahnya.

Untuk menjaga pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga region Sumatera Bagian Selatan juga menyiagakan seluruh infrastruktur meliputi 10 terminal BBM, 673 SPBU, layanan tambahan BBM di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama, berupa 144 SPBU Siaga, 8 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga dan 15 Unit Mobil Tanki standby serta 2 unit serambi MyPertamina.

Selain itu, bagi pemudik melalui transportasi udara, Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Selatan juga menyediakan layanan Serambi MyPertamina di area Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan. Pemudik dapat menikmati tempat istirahat Serambi My Pertamina secara gratis di area Bandara seperti area fasilitas bermain game anak, kursi refleksi dan penawaran MyPertamina.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina terus berkomitmen memberikan layanan BBM maupun fasilitas pendukung lain seperti Serambi MyPertamina, yang dapat dinikmati bagi pemudik transportasi darat maupun transportasi udara.

Slot1000

Ini Jurus FORE Jaga Margin Saat Harga Kopi Global yang Melonjak

Foto: REUTERS/Darren Whiteside

Harga kopi global yang melonjak drastis tidak mengurungkan niat PT FORE Kopi Indonesia Tbk (FORE) untuk berhenti ekspansi. Bahkan perusahaan kopi yang mengusung “affordable premium” melakukan IPO yang bertujuan untuk ekspansi gerai baru.

Berdasarkan data Investing, harga kopi acuan AS melonjak 55,8% sejak November 2024 hingga Maret 2025. Hal ini berpotensi untuk membuat harga bahan baku meningkat dan berpotensi mengikis margin perusahaan kopi.

Meskipun demikian, FORE memiliki jurus sendiri dalam memitigasi kenaikan dan fluktuasi harga kopi global dengan sistem kontrak.

“Kita lakukan kontrak dengan supaya kita jadi seperti yang Bapak tahu, biji kopi itu adalah salah satu komoditas global, jadi harganya fluktuatif, ucap direktur FORE Mohammad Fahmi Rachmattulah dalam Investor Gathering di Sudirman, Jakarta pada Jumat (21/3/2025).

Berdasarkan prospektus perusahaan, jumlah beban pokok penjualan mengalami kenaikan sebesar Rp167,21 miliar atau 147,17% dari sebesar Rp113,61 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 menjadi Rp280,82 miliar untuk periode yang sama tahun 2024.

Kenaikan beban pokok penjualan terutama disebabkan oleh kenaikan beban pokok persediaan sebesar Rp145,51 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023, sehubungan dengan peningkatan penjualan.

BET88

Subsidi BBM Tembus Rp 150 Triliun Setahun, Begini Titah Bahlil

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sidak kualitas BBM SPBU Pertamina di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rabu (19/3/2025). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)
Foto: Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia sidak kualitas BBM SPBU Pertamina di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rabu (19/3/2025). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan, pemerintah menggelontorkan subsidi khusus untuk bahan bakar minyak (BBM) Solar Subsidi dan Pertalite mencapai Rp 150 triliun setahun.

Besarnya dana yang dikocek pemerintah tersebut harus diikuti dengan penyaluran BBM yang tepat sasaran diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Ini (penyaluran BBM subsidi) yang harus dijaga. Karena apa? Ini kan disubsidi oleh negara. Jadi subsidi kita itu satu tahun, bensin ya atau Pertalite dengan Solar itu Rp 150 triliun tergantung harga minyak dunia,” beber Bahlil saat melakukan sidak kualitas BBM di salah satu SPBU Pertamina, Banjarmasin Kalsel, Rabu (19/3/2025).

Salah satu cara agar BBM yang disubsidi negara tersebut bisa tepat sasaran adalah dengan penggunaan barcode yang hanya dimiliki oleh masyarakat yang membutuhkan saat melakukan transaksi pembelian BBM.

“Nah ini biasanya kalau orang, kenapa dipakai barcode? Karena kalau tidak, subsidi ini disalahgunakan,” imbuhnya.

Meski dinilai masih belum sempurna, pihaknya terus melakukan penataan penyaluran BBM bersubsidi di dalam negeri agar lebih tepat sasaran.

“Jadi Ibu Kepala BPH Migas ini memakai barcode ini untuk memastikan subsidi-nya tepat sasaran itu pun masih ada yang belum yang tidak semuanya sempurna masih kita tetap penataan,” tutupnya.

Slot88 Resmi

Target KUR 2025 Rp 300 Triliun, Incar 2,34 Juta Debitur Baru

BRI
Foto: dok BRI

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menyampaikan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjabarkan target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp 300 triliun dengan penyaluran kepada sektor produksi sebesar 60%.

Lalu pemerintah membidik target debitur baru 2,34 juta orang, target debitur graduasi 1,17 juta orang, dan kredit di bawah Rp 100 juta tanpa agunan tambahan.

“Artinya, hari ini kami dari Kementerian UMKM, berdasarkan amanah dari Komite Pembiayaan UMKM, inilah ada lima target kami,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi VII di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (18/3).

Maman mengungkapkan, realisasi KUR sepanjang tahun 2024 sebesar Rp 282,4 triliun. Capaian tersebut melebihi target Kementerian yang sebesar Rp 280 triliun. Jika dilihat sejak 2015 hingga tahun 2024, penyaluran KUR tertinggi pada tahun 2022.

“Karena kita sama-sama tahu bahwa ada situasi Covid-19 waktu itu yang tentunya perlu di top up untuk mengamankan sektor menengah ke bawah. Dan tahun 2024 kemarin, kita kurang lebih sekitar Rp282 triliun dari target realisasi dan target,” ucapnya.

Maman melanjutkan, dari total realisasi penyaluran KUR yang sebesar Rp 282,4 triliun tersebut, disalurkan kepada lebih Rp4,94 juta debitur. Debutur tersebut terbagi menjadi dua, yaitu 57,8% atau sebesar Rp163 triliun di sektor produksi dan 42% atau Rp119 triliun di sektor non produksi.

“Di mana target kita untuk penyaluran di sektor produksi itu 60%. Artinya apa Saya sampaikan tahun 2024 kemarin kita masih kurang lebih sekitar 2%an, kurang dari target 60%,” ucapnya.

Slot Qris

Diam-Diam Pedagang Tanah Abang Semringah, Ngaku Omzet Mulai Naik

Pasar Tanah Abang kembali ramai jelang Idul Fitri pada Senin (17/3/2025). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Foto: Pasar Tanah Abang kembali ramai jelang Idul Fitri pada Senin (17/3/2025). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Pasar Tanah Abang sudah mulai kembali ramai memasuki beberapa hari menjelang libur Lebaran 2025. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan libur sekolah untuk momen Nyepi dan Lebaran tahun 2025 dimulai pada hari Jumat, 21 Maret 2025.

Hal itu terlihat dari pantauan CNBC Indonesia di Central Tanah Abang (CTA), hari ini, Senin (17/3/2025). Pedagang mengungkapkan, jumlah pengunjung hari ini memang masih lebih rendah dibandingkan akhir pekan kemarin.

Namun, kondisi ini lebih baik dibandingkan beberapa waktu lalu di mana pengunjung yang datang tidak sebanyak saat ini. Hal ini, sebutnya, membawa kabar baik, omzet pedagang mulai naik.

“Sekarang sudah mulai ramai pembeli, apalagi pas akhir pekan kemarin lebih ramai lagi,” kata Badri, seorang pedagang di Central Tanah Abang.

“Dibandingkan normal naiknya lumayan, ada yang naik 20%. Saya tanya-tanya pedagang lain ada yang naiknya lebih besar sekitar 30% juga ada,” kata Badri.

Sementara itu pedagang lainnya Arifin mengaku ada beberapa jenis pakaian yang lebih banyak dicari saat ini, di antaranya baju koko serta gamis. Pakaian tersebut umumnya digunakan untuk Hari Raya nanti.

“Saya sendiri jual batik, tapi sekarang yang lebih banyak dicari ya baju koko, kalau hari-hari biasa gak dicari sebanyak ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ia mengaku berjualan saat ini penuh tantangan akibat masifnya penjualan online. Pedagang dituntut untuk bisa mengikuti perkembangan zaman lewat penjualan daring, namun tidak semua pedagang terbiasa.

“Jualan online via WA aja, kalau bikin toko saya belum paham, akhirnya yang belanja ke saya banyak langganan yang sebelumnya biasa ambil lusinan,” ujarnya.

Mata Uang Asia Ditutup Variatif, Rupiah Ternyata Tak Seburuk Itu

Pekerja pusat penukaran mata uang asing menghitung uang Dollar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo di Melawai, Jakarta, Senin (4/7/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Mata uang Asia secara mingguan cenderung ditutup variatif, ada yang mengalami penguatan dan ada yang melemah di tengah gejolak pasar yang signifikan.

Dilansir dari Refinitiv, ringgit Malaysia menjadi mata uang yang paling terpuruk dengan pelemahan 0,7% secara mingguan, diikuti dengan yen Jepang yang terkoreksi 0,4%, dan rupiah Indonesia yang terdepresiasi 0,34%.

Namun berbeda halnya dengan peso Filipina yang menguat 0,36%, baht Thailand yang mengalami apresiasi 0,27%, hingga rupee India yang naik 0,18%.

DXY turun ke 103,7 pada Jumat, mengakhiri tren kenaikan selama dua hari dan tetap berada di jalur kinerja mingguan yang datar seiring dengan berlanjutnya evaluasi para pedagang terhadap perang dagang yang sedang berlangsung serta dampaknya terhadap ekonomi AS.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengambil langkah keras dengan memukul semua impor baja dan aluminium dengan bea masuk sebesar 25%. Hal ini terjadi saat Trump terus memicu kontroversi di sisi perdagangan dengan sejumlah mitra terbesar Washington.

Tarif 25% untuk baja dan aluminium mulai berlaku pada Rabu. Trump mengatakan hal ini dilakukan untuk melindungi industri baja AS yang sedang merosot karena menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama dari Asia.

Sekitar dua minggu ke depan atau 2 April 2025 mendatang menjadi momen yang penting bagi tonggak perdagangan Trump. Ini merupakan tanggal di mana Trump telah menyepakati rencana AS untuk menerapkan ‘tarif timbal balik; yang dapat berlaku bagi sekutu dan musuh.

Pungutan tersebut akan disesuaikan dengan masing-masing mitra dagang AS dan memperhitungkan tarif yang dikenakan pada barang-barang Amerika, di samping pajak yang menurut Gedung Putih bersifat diskriminatif, seperti pajak pertambahan nilai. Hari ini juga merupakan hari ketika tarif yang tertunda dari Meksiko dan Kanada seharusnya mulai berlaku.

Trump mengatakan tarif untuk mobil, semikonduktor, dan farmasi dapat berlaku paling cepat pada tanggal 2 April, dengan tarif sekitar 25%. Untuk chip komputer dan farmasi, ia mengatakan tarif dapat “naik jauh lebih tinggi selama (satu) tahun”.

Ketidakpastian di AS

Tekanan inflasi saat ini memang belum muncul, namun ketidakpastian terus membebani sentimen konsumen, dengan indeks sentimen konsumen Universitas Michigan jatuh ke level terendah sejak 2022.

Sementara itu, optimisme pasar meningkat setelah para legislator di Washington semakin dekat untuk mencegah penutupan pemerintahan, dengan Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menyatakan dukungannya terhadap rancangan undang-undang sementara dari Partai Republik untuk memperpanjang pendanaan.

Ke depan, investor menantikan keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu depan, di mana The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap.

Namun, perhatian akan tertuju pada proyeksi ekonomi yang diperbarui serta panduan kebijakan dari bank sentral, dengan pasar saat ini memperkirakan tiga kali pemotongan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin tahun ini yakni pada Juni, September, dan Desember.

Slot Qris

Aplikasi M-Smile Bank Mega Jadi First Mover QRIS TAP

Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib melakukan tap QRIS NFC melalui aplikasi M-Smile di pintu masuk MRT Jakarta pada Hari Jumat (14/3) disela-sela acara “Peluncuran QRIS Tanpa Pindai” oleh Bank Indonesia. (Dok Bank Mega)
Foto: Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib melakukan tap QRIS NFC melalui aplikasi M-Smile di pintu masuk MRT Jakarta pada Hari Jumat (14/3) disela-sela acara “Peluncuran QRIS Tanpa Pindai” oleh Bank Indonesia. (Dok Bank Mega)

Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP) yang merupakan inovasi dalam sistem pembayaran digital. Adapun Bank Mega menjadi salah satu Penyedia Jasa Pembayaran yang ikut serta dalam First Mover bersama-sama dengan 18 Penyedia Jasa Keuangan (PJP) dan Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP) lainnya.

QRIS TAP berbasis Near Field Communication (NFC) akan meningkatkan kecepatan dan kenyamanan transaksi nirsentuh bagi masyarakat. QRIS TAP akan menjadi alternatif cara pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan publik dan transaksi ritel secara digital.

Saat ini pembayaran dengan QRIS TAP sudah dapat dilakukan untuk pembayaran MRT rute Bundaran HI – Lebak Bulus, serta pembayaran bus Damri dan Royal Trans,.

“Dengan QRIS Tap, proses pembayaran menjadi lebih mudah karena nasabah Bank Mega hanya perlu menekan tombol QRIS Tap pada menu QRIS di aplikasi M-Smile, memilih sumber dana Tabungan , kemudian masukkan PIN dan mendekatkan ponsel mereka yang sudah mendukung NFC ke perangkat pembayaran yang ada,” ungkap Manajemen Bank Mega dalam keterangan resmi, Jumat (14/3/2025).

Hingga akhir tahun 2024, jumlah transaksi yang dilakukan melalui M-Smile meningkat 33% dari tahun 2023.

Kas138

Freeport Siapkan Capex US$ 500 Juta untuk Tambang ‘Kucing Liar’

Foto: Tambang Emas Bawah Tanah Terbesar Milik Freeport, Kamis (12/11/2024). (CNBC Indonesia/Pratama Guitarra)

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengungkapkan bahwa pembangunan tambang bawah tanah terbaru di Grasberg, Papua, yaitu Kucing Liar akan membutuhkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$500 juta per tahun.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengatakan, pembangunannya direncanakan berjalan untuk tujuh sampai delapan tahun ke depan. Tambang ini akan menjadi tambang keempat yang dioperasikan PTFI di kawasan Grasberg setelah Grasberg Block Cave, Deep Mill Level Zone (DMLZ), dan Big Gossan.

“Pembangunan Kucing Liar akan membutuhkan capex sekitar US$500 juta pertahun. Ini untuk tujuh sampai delapan tahun kedepan,” ujar Tony dalam dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DPR RI, di Jakarta, Kamis (13/03/2025).

Tony menjelaskan bahwa produksi dari Kucing Liar akan menggantikan DMLZ yang mengalami penurunan produksi. Sehingga, produksi bijihnya tetap stabil sebanyak240 ribu ton bijih per hari.

Adapun Tambang Kucing Liar ditargetkan mulai berproduksi pada 2027 dengan potensi produksi mencapai 7 miliar ton tembaga dan 6 juta ons emas per tahun hingga 2041.

Saat ini, Freeport memiliki tiga tambang yang sudah beroperasi. Diantaranya, Grasberg Block Cave dengan hasil sekitar 140 ribu ton bijih per hari, DMLZ sekitar 70 ribu ton bijih per hari, dan Big Gossan sebesar 7 ribu ton per hari.

Sebelumnya, Vice President Underground Engineering Freeport Indonesia, Anton Priatna menegaskan, pihaknya sekarang sedang melanjutkan pengembangan untuk penambahan produksi tembaga dan emas melalui tambang bawah tanah Kucing Liar.

“Kucing liar ini akan kita tambang di tahun 2028. Itu ditargetkan 90 ribu ton per hari,” terang Anton saat ditemui di Tembagapura, dikutip Kamis (11/12/2024).

Melalui tambang itu, kata Anton, Freeport membidik target produksi bijih konsentrat mencapai 220-230 ribu ton per hari.

“Nanti di tahun 2029, produksi akan bertambah melalui tambang bawah tanah Kucing Liar menjadi 240 ribu ton,” terang dia.